Monday, November 23, 2009

Sungguh-sungguh Terjadi Di Koran


Hoahem, hari udah malam, tapi masih pengen online tapi koneksi nya ga begitu bagus tapi tangannya masih pengen menggerayangi keyboard yang ingin selalu di jamah tapi mau nulis apa lagi yap dan berbagai tapi yang selalu bermain-main di atas otakku. Dan sekali lagi daku hoahem menguap lagi seperti kuda nil yang sedang mengantuk.

Entah mengapa, malam ini kok terasa ingin dijamah dan dipeluk seorang gadis cantik ga ada angin yang berhembus padahal hiy malam ini agak lumayan dingin, sampai-sampai tadi waktu beli susu kopi di Warung Pak Jarwo harus pake sweater yang biasanya ga pernah daku pake. Lumayan lah abis dari sana, perut kembali terasa kenyang hehehe.

O yap, tadi daku abis baca Koran Kedaulatan Rakyat hari Minggu kemarin, terus di bagian Sungguh-sungguh Terjadi ada satu cerita atau tulisan pendek mengenai uang Rp 6,7 triliun. Dan ini tulisannya :

Uang Rp 6,7 triliun terkait masalah Bank Century, kalau terdiri dari pecahan Rp 100.000 an, jumlahnya 67 juta lembar. Ukuran kertas Rp 100.000-an adalah 15,3 X 6,5 X 0,009 Cm. Kalau di tumpuk, tingginya mencapai 6 Km ( Tinggi Gunung Merapi hanya 2,97 Km ). Disusun memanjang mencapai 10.251 Km ( Jarak Sabang-Merauke hanya 6.435 Km, di tempuh oleh Saleh Sudrajat dari Wanadri selama 34 hari dengan terbang solo). Untuk menutup sawah dan tegalan bisa 66,6 Ha. Total beratnya 60,3 Ton.

Tulisan itu kiriman dari Untoro, Sosromenduran GT I/296, Yogya 55271


Halah-halah, buanyak banget yap ternyata 6,7 triliun itu, tapi seperti apa yap buanyaknya itu? Pasti pada penasaran kan hihihi, sama daku juga penasaran.

About feeling so strong
Another side of man
Could be nice if we believe each other
And when I see love in your eyes
I know that we can be together
And I know this afternoon
Will not end like last one
Because you and I would be live together
And all for myself would be to you


Hoahem, kali ini daku bener-bener ingin merebahkan tubuh untuk sekedar beristirahat supaya besok hari bisa melanjutkan aktifitas lagi. Byeeee and makasih udah mampir ke Blog Ipanks ini.

Selengkapnya....

Tanggapan Presiden SBY Tentang Kasus Bibit-Candra


Beberapa saat yang lalu, di salah satu stasiun televisi disiarkan secara langsung Tanggapan Presiden SBY tentang Kasus Bibit-Candra yang sedang marak belakangan ini. Presiden menyebutkan bahwa ada banyak masalah yang terjadi di Negara ini, bukan hanya menyangkut masalah hukum saja, tetapi masalah-masalah yang lainnya. Akan tetapi di balik masalah-masalah yang terjadi di Negara ini, Presiden mengatakan bahwa kita harus tetap optimis dalam mengatasi dan menyelesaikan setiap permasalah yang terjadi dan akan terus berusaha menuju ke arah yang lebih baik lagi.

Menurut Presiden, Negara Republik Indonesia ini sudah menjadi lebih berkembang lagi dalam segala bidangnya, dan lagi Negara Indonesia di mata luar negeri juga sudah mulai di akui perkembangannya untuk masalah demokrasi, hak asasi manusia. Ini berarti Negara Indonesia sudah di nilai lebih baik di mata Negara-negara lain.

Selain itu, Presiden juga mengatakan bahwa Beliau sudah menerima dan mempelajari masalah-masalah yang terjadi antara Kejaksaan, Polri dan terutama atas apa yang terjadi dalam tubuh KPK dan yang menyangkut masalah Bank Century. Kemudian Presiden SBY juga mengatakan sikap dan tanggapan Beliau terhadap kasus Bank Century, yaitu :

Pada saat dilakukan tindakan terhadap Bank Century, situasi perekonomian global dan nasional berada dalam keadaan krisis. Hampir di seluruh dunia terjadi goncangan-goncangan keuangan dan tidak sedikit pula krisis di dunia perbankan. Banyak Negara melakukan tindakan untuk menyelamatkan perbankan dan perekonomian. Pada bulan November 2008 yang lalu, apa yang di lakukan oleh pemerintah dan BI (Bank Indonesia), mestilah dikaitkan dengan situasi dan konteks demikian sehingga tidak dianggap keadaannya normal-normal saja.

Selain itu, Presiden juga akan membentuk Satuan Tugas Pemberantasan Mafia Hukum yang nantinya akan bertugas memberantas korupsi, pemerasan, intimidasi, jual beli kasus. Presiden juga mengharapkan tidak ada lagi kasus-kasus yang dipeti eskan karena itu akan berakibat hokum tidak akan berjalan dengan baik. Dan akhirnya Presiden mengharapkan kepada Lembaga-lembaga hokum pemerintah untuk saling bekerja sama dalam menegakkan keadilan dan hokum dan berusaha mencegah perpecahan yang sudah terjadi di antara masyarakat selama ini.

Untung tadi Blog Ipanks sempat nonton siaran langsung ini, sehingga bisa ngerekamnya. Sekalian masukin data posting yang lama ah, yaitu Wal-Mart Image-Builder Resigns, Win & Lose, dan Love Again hehehe. Numpang sedikit yap.

Selengkapnya....

Hikmah Dari Menonton Sinetron


Sebuah kisah percintaan memang sebuah kisah yang menarik untuk diikuti, seperti yang banyak kita temukan di sinetron-sinetron yang sekarang ini masih menjadi sebuah acara favorit bagi para penontonnya. Banyak dari adegan sinetron itu yang sebenarnya merupakan cermin dari kejadian kita sehari-hari dan sudah seharusnya kita belajar dari sinetron itu sehingga kita bisa mendapat sebuah hikmah yang bagus untuk kita pelajari. Memang sih banyak dari adegan di sinetron itu yang sebenarnya kurang pantas untuk kita lihat, seperti misalnya adegan perselingkuhan, adegan kekerasan di rumah tangga, ataupun adegan kenakalan anak kecil yang sering kali kelewatan, dan itu sebenarnya bisa memicu dalam kehidupan sehari-hari.

Tapi yang menjadi topik dalam sebuah sinetron sering kali menjadi monoton, karena yang di bahas atau yang di suguhkan kepada para penontonnya adalah mengenai harta dan warisan sehingga ini menjadi semacam trend bagi sinetron-sinetron yang ada sekarang ini. Dan apabila sebuah sinetron laris manis, maka sang produser akan memikirkan sebuah cara supaya bagaimana sinetron itu jika di buat sekuelnya, dan ini bisa kita lihat pada Cinta Fitri yang sudah mencapai beberapa season, halah kok kaya Smallville ajah nih yang pake season-season segala hehehe. Yap itulah daya kreativitas yang dimiliki sang sutradara yang akan menentukan laris manis atau tidaknya sebuah sinetron.

Eh sekalian aja ah, daku mau nulis mengangkat posting daku yang udah lama sekali, waktu jaman-jamannya masih belajar dan baru mengenal internet di sebuah warnet. This night will rise again deh begitu judulnya hihihi. Dan kayanya udah banyak banget puisi yang daku buat terutama untuk Mother’s Poet, tapi sebenarnya berapa yap jumlahnya, daku ga ngitung lagi. Poetry : view about love sebenarnya adalah bagaimana kita memandang arti cinta itu sendiri dan kita bisa belajar banyak melalui cinta tersebut. Tapi yang pasti, cinta akan membuat hidup ini lebih berarti lagi karena dengan cinta akan membawa kehidupan yang lebih baik bagi kita semua.

Ini merupakan sebuah artikel yang sepertinya gado-gado alias campuran, dimana yang di atas menulis tentang sinetron sedangkan untuk paragraph ketiga membahas posting yang udah Blog Ipanks buat di saat-saat baru mengenal internet dulu, hehehe jadi terkenang masa-masa itu deh. Kayanya masih culun banget, masih ijo dalam mengenal dunia internet, dan untuk sekarang ini sih Blog Ipanks masih tetap ijo dalam mengenal dan mempelajari dunia internet yang begitu luas ini.

Selengkapnya....

Blog Archive

About This Blog

About Me

Yang Berkunjung :

  © Blogger template The Professional Template by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP