Thursday, September 10, 2009

Renungan Setelah Sahur


Seperti biasa, setelah sahur daku selalu menyempatkan untuk menonton sinema Para Pencari Tuhan seri 3, yang dibintangi oleh Deddy Mizwar, Melky Bajaj, Aden Bajaj, Isa Bajaj, Zaskia Adya Mecca, Akri Patrio, Annisa Suci Wulandari, Asrul Dahlan, Jarwo Kwat, Agus Kuncoro, dan lain sebagainya. Episode kali ini, yang daku sempat tonton adalah mengenai terkabulnya rencana Asrul dan Udin untuk pergi beribadah haji tapi hanya untuk satu orang. Mereka berdua merasa di perlakukan tidak adil oleh Allah SWT karena hanya salah satu di antara mereka berdua yang boleh berkunjung ke rumah Allah SWT itu. Akan tetapi, beruntunglah Asrul mempunyai seorang istri yang saleh, yang mampu memberikan masukan-masukan, semangat, dan mau berusaha kerasa mendampingi sang suami.

Di episode itu diceritakan, istrinya Asrul mengatakan, langkah abang sudah dibukakan oleh Allah SWT, jangan langsung putus asa begitu bang. Allah SWT sudah memberikan satu jalan, berarti tinggal satu jalan lagi yang harus di cari. Kita harus mencari jalan satu lagi supaya abang dan Bang Udin bisa berangkat berhaji bersama. Kita yang menentukan jalannya, biar Allah SWT yang memberikan hasilnya dan itu pasti hasil yang terbaik yang diberikan kepada kita. Dan akhirnya Asrul dan Udin mau untuk berikhtiar lagi demi mencari jalan yang satunya lagi untuk berangkat berhaji.

Dari cuplikan pembicaraan itu, daku tersadarkan jika memang selama ini sudah banyak kita di berikan jalan oleh Allah SWT, akan tetapi kita juga yang merasa jika kita selalu di hadapkan oleh masalah-masalah yang terus menerus terjadi. Kita lupa bahwa kita sudah diberikan begitu banyak kenikmatan/jalan yang baik oleh Allah SWT. Dan memang benar yang dikatakan oleh istrinya Asrul bahwa kita harus mencari jalan sendiri biarlah Allah SWT yang akan menentukan hasilnya. Walaupun itu pahit tapi belum tentu itu yang buruk bagi kita, karena hanya Allah SWT yang Maha Mengetahui atas semua rencana yang dibuat-Nya.

Masalahnya adalah apakah kita akan terus mencari jalan itu, menentukan sendiri jalan kita dan kemudian menyerahkan semua hasilnya kepada Allah SWT atau kita terus terpaku dan terdiam tidak memulai membuka suatu jalan? Hanya kita sendiri yang tahu. Semoga ini bisa menjadi suatu renungan yang bagus bagi kita semua. Amien…amien…amien… Ya Rabbal Alamien.

Image Source : http://mudabentara.files.wordpress.com/2008/07/renungan1.jpg

1 comments:

Harry Seenthings September 11, 2009 at 1:42 AM  

wakh lama juga yah saya gag main kemari kang....bagaimana kabarnya....wakh sinetronnya sama juga dengan kesenangan aku kang.....kok bisa yah?

  © Blogger template The Professional Template by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP